Pantai Sundak masuk dalam kabupaten Gunungkidul, tepatnya di Desa Sidoharjo,
Kecamatan Tepus, Dusun Pule Gundes. Sundak berdempetan dengan pantai
lain seperti Kukup, Krakal, Drini, dan Baron. Pantai yang satu ini
memiliki keunikan dibanding pantai-pantai lain di Yogyakarta. Nama
pantai ini misalnya. Sebelumnya pantai Sundak bernama Wedimbedah, yang
artinya pasir terbelah. Ini karena saat musim hujan air dari daratan
mengalir ke pantai dan membelah pasir pantai layaknya sungai kecil. Nama
pantai kemudian diubah pada sekitar tahun 1976. Jika biasanya nama
pantai diambil dari kondisi atau mitosnya, nama Sundak justru terkenal
karena perkelahian dua hewan: asu (anjing) dan landak. Perkelahian ini
bukan perkelahian mitos seperti yang melatari nama Surabaya, melainkan
benar-benar terjadi.
Pantai Sundak juga menawarkan suasana malam yang menyenangkan. Anda bisa
menikmati angin malam dan bulan sambil memesan ikan mentah untuk
dibakar beramai-ramai bersama teman. Dengan membayar beberapa ribu, Anda
dapat membeli kayu untuk bahan bakar. Kalau malas, pesan saja yang
matang sehingga siap santap. Yang jelas, tak perlu bingung mencari
tempat menginap. Pengunjung bisa tidur di mana saja, mendirikan tenda.
Yang paling menawan dari pantai ini adalah sungai bawah tanah yang
muncul dari balik bukit menuju ke pantai. Alirannya yang jernih semakin
menambah indah pantai ini.
Retribusi masuk ke Sundak seharga Rp.
2000 per orang. Ditambah biaya parkir Rp. 2000 untuk motor dan Rp 3000
untuk mobil jika anda membawa mobil pribadi. Jika anda naik kendaraan
umum, anda bisa naik bus dari terminal Giwangan. Setelah perjalanan satu
jam anda akan sampai di pasar Wonosari. Turun dan carilah bus kecil ke
arah Pantai Baron atau Krakal. Setelah menumpang bus kecil tersebut
selama 40 menit sampai satu jam anda akan sampai di Sundak.Selama ini, kebersihan pantai Sundak
sangat dirawat oleh warga sekitar. Selain memiliki mata air, Sundak juga
menghasilkan pemasukan dengan adanya kunjungan wisatawan. Wajar jika
warga sekitar merawat dan membanggakan Sundak. Karena bagi penduduk
sekitar yang sampai saat ini mengalami kekeringan, Sundak adalah sebuah
oase.
.jpg)
Komentar
Posting Komentar